Curhatan Arya tentang roda dua

Akhirnya tanggal 22 Juni malam, datanglah ninin R putih pengganti Bajaj Pulsar 180 ug4 saya. Pulsar 180 ug4 laku cukup tinggi (menurut temen-temen) dan semua uang tersebut saya jadikan DP ninin R. loh kenapa ga ngambil yang RR saja? Alasan klasik : ga kuat cicilannya, hehehe  :p

Ninin R tsb dateng ama 2 orang dari dealer. Mereka menerangkan prosedur yang harus mereka jelasin ke konsumen baru, tapi berhubung ini motor 2 tak pertama saya, maka saya banyak bertanya😀 misal gimana tentang olsam, oil mesin, choke, KIPS, dan sebagainya.

Sekilas pandang, ini motor cukup panjang (apa karena ramping ya), stang jepit sporty, lampu depan H4 60/65w (pulsar sy cuma H4 35/35w) jadi cukup terang, dan berisik karena 2 tak😀 Bahkan di hari kedua, di pagi hari begitu saya nyalain nih Ninin, bapak saya marah-marah karena asapnya ngebul. Iya dong, 2 tak gitu loh pak, ditambah lagi narik choke….

Bapak saya terus ngedumel kenapa malah ambil 2 tak, kenapa ga 4 tak saja, “bagusan new megapro. udah 4 tak, bagus, murah, buatan Honda, irit pula. liat aja motor 2 tak bakalan ga boleh di jalan karena ada pelarangan, bla bla bla…” Dengan segala hormat, Bapakku tersayang, yang pake motor kan anakmu ini, uangnya juga dari anakmu ini, jadi biarlah apa maunya saya😀

Lagipula saya udah bosan dengan motor 4 tak bergaya sport touring macam tiger, vixion, megapro, pulsar, sudah saatnya beralih ke hal yang lain. kalo hanya mengetahui mengenal 1-2 hal, ga akan maju dong pengetahuan saya.

Oke, cukuplah curhatnya, hahaha….ini penampakan Ninja R putih saya yang saya pakaikan peneng Prides (Pulsar Rider Society) dan plat ompang😀 oiya, ban depan-belakang sudah saya ganti ke FDR yang lebih lebar. depan 100/80 dan belakang 110/80. jadi lumayan kekar, spakbor kolong standar pun bisa masuk. kalo belakang pakai 120 sepertinya mesti dicopot spakbornya. Next project : footstep racing🙂

Ninin di kantor setelah semalam sampai di rumah langsung dibawa😀

Gimana kesan-kesan setelah memakai Ninja R selama 3 hari?

  • kaki nekuk banget (tinggi saya 175 cm)
  • stang jepit bikin badan merunduk, tangan bawah agak pegal.
  • rem belakang pakem, depan agak ngelos.
  • stabil walau di kecepatan 130+
  • belum tahu efek KIPS yang membuka itu gimana😀
  • ga ada indikator olsam & bensin jadi mesti sering-sering cek ketinggian
  • malam hari setelah pic diatas diambil, saya mengalami kesulitan nyalain motor. ada yang bilang businya basah, tapi begitu choke ditarik bisa nyala. tapi ngeberebet (apa ya bahasa indonesianya….) dan asap ngebul😦
  • mesti hati-hati setiap ketemu lubang atau polisi tidur karena ukuran kanlpot yang menggembung di bawah mesin.
  • komstir enak banget, ga seperti pulsar yang godek-godek.
  • puas!
Bagaimana konsumsi bensin dan olsam? belum saya hitung, namun olsam dan bensin premium (+toratora) sudah saya isi full.
Semoga Ninja R ini tidak pernah kena musibah, kecelakaan, dan cicilannya lancar, amin…..

Comments on: "Motor baru saya : Ninja R Putih" (2)

  1. Sama gan..ane jg baru ambil ninin putih..tapi baru jatoh kemaren, padahal baru 2 bulan..hiks

    sukses gan sama nininnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

%d bloggers like this: