Curhatan Arya tentang roda dua

Info berikut saya copas dari Kaskus dari ID prime.seller :

Mau Sharing aja gan: (Ane yakin buanyaaaakkkk yang belum tau😀 )

Sebelum ane dapat informasi dari teman ane….

Ane selalu takut bawa kendaraan apabila Pajak “tahunan” STNKnya telat / belum bayar…. jangankan yang telat tahunan (di bawah 5 tahun……. kalau telat 5 tahun/ Plat nomor mati, sama aja kendaraan “bodong”) telat seminggu aja ga berani, soalnya takut di tilang…… (INGAT: telat 1 hari atw 2 tahun, sama aja gan dendanya ^_^)

Ternyata… menurut informasi teman ane….. tidak ada aturan atau undang2x yang bisa “menilang” kita atas keterlambatan pajak tersebut, soalnya “denda”……….. “pasti” kita bayarkan pada saat perpanjangan pajak STNK di SAMSAT…

Coba dech agan2x cek STNK masing2 …. pasti ada kolom “SANKSI ADM/ istilahnya denda”…..

nah… jadi, kalau ada razia kendaraan bermotor, trus surat2x agan lengkap (STNK dan SIM) dan Kendaraan agan2x sempurna… tapi pajak tahunan mati…, “JANGAN MAU” di tilang… silahkan adu argumen berdasarkan informasi di atas, di jamin di lepas lagi… tapi, kalau udah kalah mental sama aparat, ya ilang duit alias damai atw di tilang dech (coba perhatikan SURAT TILANGNYA, dan lihat pasal yang agan langgar, PASTI yang di cantumkan bukan atas pajak yang telat bayar, ISINYA pasti pasal2x lain, entah itu pasal AGAN2 ga bawa / tidak bisa menunjukan STNK atw lainnya…. PARAH kan )

kalo agan2 kena tilang yang berkaitan dengan pajak STNK bisa langsung menghubungi nomer 021-5276001 langsung dari TKP dimana agank ditilang agar di dengar langsung oleh petugas yang menilang dan bisa langsung di tindak sama polda metro jaya..

tapi petugas berhak menilang jika pajak yang mati sudah selama 2tahun, karena STNK sudah dianggap tidak berlaku dan kendaraan tersebut bisa di anggap kendaraan gelap…

Semoga Informasi di atas bermanfaat buat rekan2x kaskusers semua…

Maaf burem :p

Kolom di tengah yang angkanya nol adalah sanksi & adminstrasi, kita bayarkan ketika kita telat membayar pajak kendaraan bermotor. Itu urusan kita dengan pajak, bukan dengan polisi. Kecuali yang menilang kita adalah DLLAJ😀

Dan ini dari postingan kaskuser don_gobay :

waktu itu sdr ane(nebeng) sm temenya(yg punya motor) pernah di berentiin polisi karna pajaknya mati…pas polisinya mao nilang….tmenya sdr ane bilang “ini bukan urusan bapak…pajak saya mati ya ini urusannya saya sama orang pajak….jadi bapak ga bisa nilang saya….saya kan ga melanggar peraturan lalu lintas” dan dgn diam seribu bahasa akhirnya itu polisi bebasin sdr ane dan temenya….mereka ga keluar duit sepeser pun …tp ya kena denda pas mau bayar pajak

Dan ini dari postingan kaskuser opaylennon :

AFAIK…
Kalo pajak STNK telat dan masa berlaku TNKB belum habis…
Polisi ga bisa nilang…
Yang bisa nilang itu justru DLLAJ…
Jadi kalo ada operasi gabungan polisi dan DLLAJ baru bisa kena tilang…
CMIIW…

Jadi jangan mau ditilang oleh polisi ketika razia kalau beralasan pajak mati, dengan syarat pajak mati kurang dari 2 tahun dan razia tersebut bukan gabungan dengan DLLAJ ! Yang mengurus pajak itu bukan polisi, tetapi Dinas Pajak !

Btw ini link berita diatas : www.kaskus.us/showthread.php?t=4804729

CMIIW🙂

Comments on: "Pajak telat? Jangan mau ditilang !" (3)

  1. darsonosu said:

    kalo setahu saya yg ngurus PKB(Pajak Kendaraan Bermotor) itu Dispenda(Dinas Pendapatan Daerah), kantornya Samsat(Sistem Administrasi Satu Atap), cmiiw😀

  2. Haha..teorinya sih kaya gt.tp police-shit itu ttp aja bakal menang dengan kesewenang-wenangannya.kecuali kalo agan-agan punya kenalan police pangkat lumayan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

%d bloggers like this: