Curhatan Arya tentang roda dua

Saya lagi baca http://www.mototuneusa.com/break_in_secrets.htm tentang inreyen, menarik juga.

Sy artikan ya, sori kalo salah🙂

1. inreyen tidak harus mengikuti buku manual alias jangan geber2 dsb. justru disinilah mesin harus digeber

2. pembuatan komponen mesin sudah sedemikian canggihnya jaman sekarang, jadi tingkat ke-presisian antar parts sudah bagus.

Ini piston dari Honda Hawk 650 dgn ownernya yg mengikuti inreyen sesuai anjuran pabrik. dia bingung, knapa pistonnya kaya gini. warna coklat menunjukkan adanya oli yg menyusup masuk dari ruang mesin ke pembakaran. seharusnya ini tidak terjadi karna ring piston seharusnya mencegah ini.

Piston kanan tetep bagus walaupun tidak mengikuti anjuran break-in alias inreyen. yang kiri, si motor mengikuti anjuran inreyen. yg kiri, ring piston rusak dan berakibat tekanan gas pada head masuk ke crankcase ketika akselerasi, dan oli masuk ke head ketika deselarasi.

Catatan penting berikutnya tentang Hard Break-In :

JANGAN GUNAKAN OLI SINTETIK !

a. ganti oli bawaan pabrik dan filter oli setelah 20 mil (32km) pertama (kayanya tetep pake oli mineral)

b. ganti oli mineral ke-2 ini setelah 1500 mil (2400 km)

c. setelah itu, gunakan oli mesin dengan merk keinginan Anda. kayanya boleh pake yg semi atau full sintetik

Ragu? well, the choice is YOURS

CMIIW🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

%d bloggers like this: