Curhatan Arya tentang roda dua

Problem Yamaha Scorpio

Mungkin tulisan kali ini sudah kesekian dari puluhan / ratusan yang membahas problem Yamaha Scorpio. setelah 9 bulan mengendarai motor ini, overall saya cukup puas hanya ada 3 saja keluhan :

1. desain lampu depan sungguh kurang elok. aneh banget dah !

2. bdi bergetar kalo pm sudah over 700rpm. kaa mekaniknya, mesin Pio ini tidak memakai engine mounting dari karet atau bahan peredam seperti motor2 sport lainnya. masa iya sih ?

3. apalagi kalo bukan sistem monosoknya yang amblas. saya sudah membuktikan sendiri. semua masih orisinal, saya berat 80kg + adik 40-50an kg, langsung amblas ! dibawa ke jalan jelek, ban belakang gasruk-gasruk spakbor belakang. jadilah lecet sedikit😦

solusi untuk nomor 1, saya ganti ke headlamp orisinal vixion + luxeon 20 watt. untuk nomer 2, ga ada solusi😀

untuk nomer 3 saya ganti Connecting Rod (CR) ke variasi. ketinggian naik 4-5 cm sehingga tidak ada amblas2 lagi, apalagi saat ini saya pake topbox dan kadang2 sidebox disertai braket buatan Kucay dari Lampung. 

 

Seriously Yamaha, kenapa tidak ada perbaikan di sektor suspensi belakang ?? kenapa tetap mempertahankan desain monosok seperti itu? kenapa tidak merubah desainnya seperti vixion atau byson yang notabene saudaranya. sebegitu susahkah? 

Ada isu kalo tahun 2014 bakal keluar new scorpio yang 250cc dan sebagainya, semoga aja suspensinya tidak sebusuk Scorpio sebelumnya….

Comments on: "Problem Yamaha Scorpio" (4)

  1. soal amblas, saya kira kok tidak juga ya.. saya pio tahun 2012. Saya 80kg, istri 55kg, bawa 2 anak masing2 15kg dan 9 kg.. trus sidebag total sekitar 8kg… jadi totalnya 80+55+15+9+8 = 167kg…. ban tidak gasruk spak board belakang, meski lewat jalan semi offroad tak beraspal dan bergelombang.. meski pas dinaikin kelihatan ambles, tapi pas udah turun ya balik lagi dan waktu jalan semi offroad pun juga tidak kena spakboard belakang, kalau kena pasti ada bekasnya. pio masih standard velg 18″ dan ban 110/80

    • aneh ya. saya berat badan waktu itu 75 kg plus bonceng adek berat skitar 45kg, amblas. padahal ga pake box, ga pake apapun , cuma bonceng ade doang. berarti scorpio yang mas imam bagus

  2. Scorpio sebenarnya tidak amblas mas bro, Kalau anda lihat chasis belakang scorpio maka anda akan lihat bahwa chasis tersebut di ungkus cover body hingga kebawah. karena cover bodynya tebal kebawah sehingga ketika dinaiki berbonceng sepertinya amblas, coba bandingan dengan chasis motor lain.
    Jika mas bro main ke komunitas scorpio dan tahu yang di sebut body lipat (untuk scorpio G dan Z) maka akan sangat terlihat bahwa sebenarnya per tidak amblas, dalam artian masih dalam batas toleransi. Supaya bobot distribusi tidak terlalu kebelakang agar efek amblesnya tidak terlalu kelihatan bisa dengan shock depan di turunkan sedikit kira2 1cm saja.

    Untuk mesin bergetar diatas 7000RPM itu mudah saja Mas bro. itu disebapkan percikan api dalam busi tidak fokus karena menggunakan busi standart, coba dengan busi iridium/platinum, kabel busi tambah 9Po*er 2 buah. Tambah lagi XCS Hur*cane pada Aki. kalo mau lebih enak bisa juga ganti CDI Racing (B*T) + Koil YZ.
    Mesin scorpio tangguh Mas bro, ngak perlu di oprek oprek sudah mumpuni.

    • yah saya bonceng adik saya yang beratnya 45 kg-an saja bagian atas ban belakang sudah kena spakbor bagian bawah jok (saya 80 kg).
      masalah busi emang teratasi dengan ganti busi, namun saya suka yang standar2. jadi keluaran pabrikan emang kurang di bagian kedua itu, kalo tidak kurang, kenapa harus ganti busi dsb? hehe….terima kasih untuk komentarnya masbro🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

%d bloggers like this: