Curhatan Arya tentang roda dua

My 200 NS

Assalamu alaikum wr.wb.

Postingan ini sangat telat, karena odometer di NS saya udah mencapai 1600 km-an๐Ÿ˜€ Pengennya sih nulis ini dari awal menerima NS, namun saya tau udah banyak blogger yang menulis hal serupa ketika NS datang, dsb dsb.

Jujur saja, banyak kekurangan motor ini kalo mau saya bawa sehari-hari dan jarak jauh. Misalnya stang terlalu rendah, ga ada standar tengah, ga ada spakbor belakang. Semuanya sudah solved dengan membeli adaptor stang, raiser lurus, stang YT lokal (rencana mau mencoba stang Byson), standar tengah, spakbor belakang, engine guard, termasuk ganti ban, pake wingrack 2 Givi original + box E45NJ. Oli saat ini memakai Castrol GTX 15w-50. Selain itu, kedua busa joknya diganti dengan kepunyaan Vixion dan pake jaring2 gitu deh, lumayan empuk jadinya.

Namun dengan segala macam hal yang ditambah itu membuat teman2 saya bertanya,”kalo banyak modif kenapa ngejual Scorpio yg dulu?” atau “kenapa ga ngambil motor lain? well, nampaknya saya memang tertarik dengan Pulsar NS ini, ga perduli apa kata orang. Udah enak ya mau gimana lagi๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€

IMG_1502 (Large)

IMG_1515 (Large)Jalan2 PP Bandung – Puncak Guha di Rancabuaya

Semoga ini jadi motor terakhir saya, walaupun Z 250 SL sangat menggoda ketika saya nulis ini๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€

Wassalam wr. wb.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

%d bloggers like this: